Tito Mengungkap Listrik & SPBU di Aceh Sudah Mulai Pulih. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan kabar positif terkait pemulihan infrastruktur dasar di Aceh pascabencana banjir bandang dan longsor akhir 2025. Pada awal Januari 2026, ia mengungkap bahwa pasokan listrik dan bahan bakar minyak di Kabupaten Aceh Tamiang sudah mulai normal kembali. Pengumuman ini disampaikan saat pelepasan ribuan taruna untuk membantu pemulihan di wilayah terdampak. Langkah ini menandai kemajuan signifikan dalam mengembalikan kehidupan masyarakat, setelah bencana yang merusak ribuan rumah dan infrastruktur vital. REVIEW WISATA
Pemulihan Pasokan Listrik: Tito Mengungkap Listrik & SPBU di Aceh Sudah Mulai Pulih
Listrik menjadi salah satu prioritas utama pemulihan karena banyak tiang dan jaringan rusak parah akibat banjir. Tito menyebut jalur utama di Aceh Tamiang sudah berfungsi baik, meski wilayah pelosok masih dalam proses perbaikan. Upaya keras tim lapangan berhasil mengaktifkan kembali gardu induk dan transmisi utama. Dengan listrik pulih, aktivitas harian masyarakat seperti penerangan rumah dan operasional fasilitas umum mulai berjalan lancar. Pemulihan ini juga mendukung layanan komunikasi yang sempat terganggu, sehingga koordinasi bantuan lebih efektif.
Kembali Beroperasinya SPBU: Tito Mengungkap Listrik & SPBU di Aceh Sudah Mulai Pulih
Selain listrik, stasiun pengisian bahan bakar umum di Aceh Tamiang kini sudah beroperasi normal. Sebelumnya, antrean panjang sempat terjadi karena distribusi terganggu. Tito menekankan bahwa ketersediaan bahan bakar menjadi kunci untuk mobilitas warga dan pengiriman logistik. Distribusi bahan bakar kini lancar, membantu roda ekonomi lokal berputar kembali. Masyarakat bisa mengisi kendaraan tanpa hambatan berarti, mendukung proses evakuasi sisa dan rekonstruksi.
Dampak Positif bagi Masyarakat
Kembali normalnya listrik dan bahan bakar membawa dampak besar bagi pemulihan keseluruhan. Tito menyatakan bahwa infrastruktur dasar seperti ini akan mempercepat aktivasi pemerintahan desa dan ekonomi lokal. Warga kini lebih mudah mengakses layanan publik, termasuk administrasi kependudukan yang sempat lumpuh. Gotong royong dari berbagai pihak, termasuk pengiriman taruna dan dukungan TNI-Polri, turut mempercepat proses. Harapan masyarakat untuk kembali ke kehidupan normal semakin terwujud, meski pemulihan penuh masih berlangsung.
Kesimpulan
Pengungkapan Tito Karnavian soal pemulihan listrik dan SPBU di Aceh Tamiang menjadi sinyal positif di awal 2026. Kemajuan ini menunjukkan kerja keras pemerintah dalam menangani dampak bencana berat. Dengan infrastruktur vital mulai normal, Aceh siap bangkit lebih kuat. Semoga upaya berkelanjutan ini membawa kenyamanan bagi warga terdampak, dan menjadi pelajaran untuk kesiapsiagaan di masa depan.